Thursday, August 09, 2007

Ku Titip Rindu Buatmu

Ku Titip Rindu Buatmu

(setiap kali pilihanraya tiba)

Tuan

Demikian mudahnya tuan menabur janji

Seperti menabur hampa padi

Ke muka tanah yang kontang

Apakah itu suatu tradisi

Berjanji untuk dimungkiri?

Tuan

Tidak sekali meraih simpati

Kalau sudah itu kewajiban tuan

Cuma yang kami rindukan

sebuah kebenaran

yang tuan selindungkan dan kelirukan

Tuan

Tuan kepada kami umpama pohon rendang

Di bawahnya kami menumpang teduh

Tetapi apalah ertinya

Jika pucuk saja menjulang

Sedang akar di tanah mencakar kekeringan

Tuan

Rasanya kami punya hak

Untuk bersuara

Untuk merealisasikan janji tuan

Demi kebaikan sebuah daerah

Yang sama-sama kita cintai

Tuan

Setiap kali pilihanraya tiba

Telah kami fahami nilai pangkah

Dan kami maklumi sinonim manifestomu.

No comments: